Tuesday, 4 October 2011

Bila Ilmu Tersalah Pakai

Kali ini saya mau posting lagi tentang Bijak Melayu nah kata-kata bijak nya seperti ini
Bila ilmu tersalah pakai, ke tengah ke tepi hidup meragai,
Bila ilmu tersalah pakai, hidup mati menjadi bangkai.
Sumber: Tenas Efendy
READ MORE - Bila Ilmu Tersalah Pakai

Monday, 3 October 2011

Makanan Langka Riau "Asidah"

Kali ini saya memposting sebuah resep makanan yang sudah jarang ditemui di Riau karena kurangnya pengenalan dari generasi tua kepada generasi muda. Saya sangat menyayangkan jika warisan budaya melayu ini tidak dikenali oleh masyarakat Indonesia khususnya orang Riau. Diharapkan resep ini dapat dikembangkan kembali oleh masyarakat sebagai salah satu juadah khas Melayu Riau.

Bahan :
- 2 gelas tepung terigu
- 1 butir telur ayam
- 1 gelas gula pasir
- 3 gelas air
- 2 biji bunga cengkeh dan 1 cm kulit kayu manis (ditumbuk halus)
- 1 ons bawang diiris goreng kunig kecoklatan
- 100 gram mentega di cairkan
- 1/2 sendok teh garam
- 6 sendok makan minyak untuk menggoreng bawang
- 1 lembar daun pandan dimemarkan

Cara Membuat :
  1. Bawang di iris lalu di goreng hingga kuning kecoklatan, angkat ditiriskan minyaknya.
  2. Masukkan mentega kedalam minyak bekas menggoreng bawang hingga mentega mencair dan menyatu dengan minyak, lalu angkat.
  3. Tepung diayak lalu diaduk bersama gula pasir + air 3 gelas air + garam + kocokan telur ayam + bubuk bunga cengkeh, kulit kayu manis + daun pandan, lalu adonan diaduk rata sampai semua larut.
  4. Saring adonan kedalam wajan hingga menghasilkan adonan yang halus, dimasak diatas api sedang diaduk dan masukkan campuran mentega dan minyak sedkit demi sedikit sisakan kira-kira 5 sendok untuk olesan, diaduk terus hingga menjadi adonan yang licin dan tidak lengket.
  5. Angkat adonan lalu dibentuk didalam piring sesuai dengan keinginan, olesi campuran mentega dan minyak lalu taburi bawang goreng, Asidah sudah siap untuk dinikmati.
Cat : - Rasa Khas asin dan manis serta beraroma bawang goreng.
        - Gambar dan vidio masih dalam masa proses.
      
READ MORE - Makanan Langka Riau "Asidah"

Riau Bertahan di Peringkat 2

Tuan rumah Riau terus membayangi Provinsi Jawa Timur dalam perolehan medali sementara pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI tahun 2011 di Pekanbaru. Tim Lancang Kuning pada hari kedua, Minggu (2/10) petang kemarin sudah berhasil mengumpulkan 14 medali emas, 14 perak dan 5 perunggu.

Sementara tim Jawa Timur masih kokoh di puncak klasemen dengan perolehan 15 medali emas, 5 perak dan 8 perunggu.  Tim Jawa Barat yang sebelumnya berada di posisi ke tujuh, melejit naik ke posisi ketiga, dengan raihan 6 emas, 5 perak 8 perunggu.

Sedangkan tim Jawa Tengah dan DKI Jakarta masih berada di posisi ke empat dan kelima dengan raihan, masing-masing empat dan tiga emas. Raihan emas tim Riau terbanyak disumbangkan dari cabor dayung.

Dari 15 nomor yang dipertandingkan sementara, Minggu kemarin, Riau menyabet enam emas, tiga perak dan dua perunggu. Enam emas diraih dari nomor kayak 1 putra, rowing putra, canoeing putra, canoe 1 putra, rowwing 4 putra, rowwing 2 putra.

Tiga perak didapat dari nomor kayak 4 putra, dragon boat 12 putri dan dragon boat 12 putra. Dua perunggu diraih dari nomor kayak 1 putra dan rowwing 1 putri.  Selebihnya didapat tim Jabar tiga emas serta DKI Jakarta, Papua dan Jateng.

Peluang Riau untuk menyalip tim kuat Jawa Timur masih terbuka lebar. Pasalnya di cabor dayung ini masih mempertandingkan 12 nomor lagi, Senin (3/10) hari ini. Setidaknya dari 12 nomor ini, Riau akan memborong separuh di antaranya. "Mudah-mudahan, doakan kami," kata Pelatih Dayung Popnas Riau, M Amin kepada Tribun.

Hal yang sama juga diyakini oleh Komandan Satgas Popnas Riau Doni Aprialdi. Menurutnya, kans Riau untuk merebut 12 nomor yang akan dipertandingkan besok (hari ini), sangat berpeluang. Karena di 12 nomor jarak 500 ini, merupakan andalan Riau selama ini di beberapa kejuaraan nasional.

"Enam emas yang disudah raih merupakan hasil kerja keras anak-anak. Ini juga tidak lepas dari dukungan orangtua atlet, guru, PODSI dan pelatih. Kita berhutang kepada mereka. Begitu juga dengan nomor sisa lainnya, kita optimis bisa sapu bersih," tegas Doni Aprialdi.

Tidak hanya dayung, beberapa cabor andalan lainnya masih sangat terbuka untuk menambah pundi medali tim Riau. Sebut saja senam, atletik, gulat, panahan, taekwondo, judo, angkat besi dan lainnya. Karena sebagian cabor ini beberapa atlet Riau sudah masuk di babak semifinal dan final.

"Anak-anak terus kita support sebelum bertanding. Saya sendiri langsung turun ke lapangan, karena ini membawa pengaruh besar. Ini akan saya lakukan hingga pertandingan usai nanti," janji Doni yang juga Komandan PPLP Dispora Riau tersebut.

Apakah ada reward? Doni Aprialdi menegaskan, Dispora Riau sudah menyiapkan reward bagi setiap atlet yang sukses meraih medali. Namun apa bentuk rewardnya, tidak disebutkan secara jelas. Tapi dia memastikan, atlet yang bertanding saat ini, tidak perlu memikirkan itu.

"Dispora sudah memikirkan itu sebelumnya. Kita berharap, atlet yang turun tetap konsen (konsentrasi) di pertandingan. Reward itu ada," paparnya.

Seperti diketahui, Popnas XI mempertandingkan 20 cabor, termasuk dua cabor eksebisi tinju dan karate. Untuk perolehan dua cabor ini, tidak ditambahkan dalam raihan medali kontingen. Riau sendiri pada Popnas di Yogyakarta tahun 2009 lalu, berhasil finis di peringkat lima nasional.

Pada Popnas XI ini, Riau mematok keluar sebagai juara umum. Terutama untuk 12 cabor di PPLP Riau. Target Riau sepertinya hampir terealisasi hingga hari kedua pelaksanaan Popnas. Namun Riau siap-siap mengejar tim Jatim, yang kini masih menghuni posisi puncak di klasemen sementara.

Perolehan medali Sementara, Minggu (2/10) sore


DaerahEmasPerakPerunggu
Jatim1558
Riau14145
Jabar616
Jateng433
DKI343
Kaltim313
Papua303
Sumbar253
NTB200
Babel130
Bengkulu101
Jambi101
Sumsel101
Sulsel100
Papua Barat100

Sumber: Tribun Pekanbaru
READ MORE - Riau Bertahan di Peringkat 2
 

Site Info

W3 Directory - the World Wide Web Directory

Followers